Senin, 23 Januari 2012

Ajak Masyarakat Tanam Pohon


SEBAGAI bentuk dukungan terhadap program penghijauan,yang digalakkan pemerintah pusat maupun Pemkot Tegal, guna mengatasi masalah pencemaran udara cukup memprihatinkan. Dengan mengajak masyarakat, jajaran struktural Partai Golkar Kota Tegal, Minggu (22/1), melakukan penanaman ribuan pohon berbagai jenis, sepanjang Jalan Gatot Subroto Kecamatan Tegal Selatan.

Disamping itu, bakti sosial yang menjadi agenda rutin DPD Partai Golkar bersama pimpinan kecamatan (PK), pimpinan kelurahan, dan struktur pengurus partai di bawahnya bersama masyarakat sekitar, juga melakukan normalisasi saluran sepanjang 1 kilometer. Sehingga penyumbatan saluran yang sering dikeluhkan warga dapat diatasi.

Ketua DPD Partai Golkar, Drs HM Nursholeh MMPd ketika dikonfirmasi di sela-sela pelaksanaan bakti sosial mengatakan, agar program pemerintah guna mengatasi masalah pencemaran udara yang memprihatinkan. Sebagai bagian dari masyarakat, DPD Partai Golkar tergugah ikut berkiprah. Sehingga melalui kegiatan bakti sosial rutin, yang dilaksanakan di Kecamatan Tegal Selatan, pihaknya melakukan penanaman 1.300 pohon berbagai jenis. Antara lain mahoni, jati kebon, angsana, ketapang, dan albasia.

"Demi kebersamaan, kami melibatkan semua struktural pengurus Partai Golkar. Mulai tingkat kota, kecamatan, kelurahan, RW maupun RT, serta organisasi sayap. Baik yang mendirikan maupun didirikan. Bukan hanya itu. Kami mengajak semua warga sekitar ikut bersama-sama melakukan bakti sosial penanaman pohon. Langkah ini sekaligus membutikan, Golkar merupakan partai terbuka dan peduli dengan pembangunan yang dicanangkan pemerintah."

Dia menambahkan, kegiatan bakti sosial bakal terus dilaksanakan rutin. Baik tingkat kecamatan atau RT. Pihaknya minta pimpinan kecamatan (PK) Tegal Timur, Tegal Barat, dan Margadana menyusun program bakti sosial. Tentu dengan kegiatan berbeda sesuai kebutuhan masyarakat.

"Selain melakukan penanaman ribuan pohon, pada kegiatan bakti sosial kali ini juga dilaksanakan normalisasi saluran sepanjang 1 kilometer. Disamping menghindari penyumbatan saluran. Karena sudah musim penghujan. Normalisasi saluran sengaja dilakukan, supaya petani di Kecamatan Tegal tidak kesulitan masalah perairan," imbuh Nursholeh.

Dia menjelaskan, pihaknya sengaja melakukan bakti sosial, dengan melibatkan masyarakat. Sehingga rasa gotong royong, kepedulian dengan lingkungan yang sempat dilaksanakan masyarakat Kota Tegal tumbuh kembali. "Jangan semua kegiatan diserahkan pada pemerintah melalui proyek," tuturnya.

Di tempat sama, Ketua Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Tegal Selatan, W Edi Susilo SH mengungkapkan, dengan program bakti sosial Partai Golkar, PK Tegal Selatan menyambut baik. Karena program ini yang ditunggu masyarakat, sebagai bentuk nyata kepedulian partai politik pada masyarakat. "Ini kegiatan kali pertama kami lakukan. Ke depan kami secara rutin melakukan kegiatan bakti sosial. Baik tingkat kecamatan maupun kelurahan. Sedangkan jenis kegiatan, akan kami sesuaikan kebutuhan."

Sementara Ketua Gapoktan Makmur Abadi Tegal Selatan, Kasnali (54), mendukung langkah Partai Golkar. Sebab ini bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat. Selama ini parpol kurang berpikir soal kebutuhan masyarakat. Namun hanya memanfaatkan saat menjelang pilkada maupun pemilu. "Kami berharap kegiatan semacam ini bukan hanya sekali. Tapi Partai Golkar mampu merespon kebutuhan dan keinginan masyarakat," paparnya. (m saekhun)

sumber:

Golkar Optimis Raih Target Minimal 8 Kursi DPRD


PanturaNews (Tegal) - Partai Golkar Kota Tegal, Jawa Tengah, pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, mentargetkan memperoleh sepuluh kursi di DPRD. Tapi kalau melihat perolehan kursi DPRD pada Pemilu 2009 yakni enam kursi, maka taget minimal kursi yang akan diraih adalah delapan kursi.

Demikian ditegaskan Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal, Jawa Tengah, HM Nursholeh MMpd, saat pelaksanaan penanaman seribu pohon dan normalisasi saluran irigasi di Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal Selatan, Minggu 22 Januari 2012.

“Target perolehan minimal delapan kursi di DPRD itu tidak muluk-muluk, jika melihat eksistensi Partai Golkar yang menunjukkan kerja nyata di tengah-tengah masyarakat. Pada bhakti sosial yang kami lakukan di Tegal Selatan ini, para kader kami menggunakan kaos dan yang berwarna-warna. Ada warna merah, hitam dan hijau. Itu menunjukkan kesatuan, bersama-sama bergabung untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat,” tutur Nursholeh.

Pada kesempatan itu Nursholeh menjelaskan, meski pada kegiatan di Tegal Selatan terjadi insiden kecil, yakni hilangnya spanduk kegiatan pada malam hari. Tapi menurutnya, kejadian itu tidak menurunkan semangat kader Partai Golkar untuk berkarya nyata, berbaur dengan seluruh lapisan masyarakat melakukan kegiatan bhakti sosial. Hilangnya spanduk itu bukanlah hal besar apalagi ada unsur sabotase.

“Kami meminta kepada para kader, agar dalam menghadapi masalah ini tidak dengan emosi. Hilangnya spanduk itu hanya karena ada orang-orang yang tidak senang melihat Golkar di Tegal Selatan eksis dan maju. Mereka bukan benci kepada Golkar, tapi mereka takut dengan eksisya Golkar di Tegal Selatan,” ujar Nursholeh.

Dijelaskannya, Partai Golkar Kecamatan Tegal Selatan pada Pemilu 2009 berhasil meraih suara 6.400 atau satu setengah kursi lebih, sehingga memperoleh dua kursi di DPRD. Untuk Pemilu 2014, targetnya tiga kursi, minimalnya memperoleh dua kursi penuh.

“Target sepuluh kursi di DPRD, bukan target yang muluk-muluk. Setidaknya di tingkat kecamatan dapat melahirkan dua perwakilan untuk duduk di DPRD. Karena jumlahnya ada empat kecamatan, maka target minimal bisa delapan perwakilan. Kami optimis akan mencapai target itu, termasuk target sukses untuk Pilkada, Pilgub dan Pilpres,” tandas Nursholeh.

Sebelumnya Wakil Ketua DPD Partai Golkar Bidang Organisasi, Drs. Didi Djanuardi, pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Golkar Kota Tegal, Minggu 22 Mei 2011, mengatakan untuk pencapaian target perolehan suara dan kursi perwakilan di DPRD, sudah disiapkan rumusan dan kiat yang jitu. Salah satunya, membangun komitmen loyalitas partai kepada semua kader guna terbentuknya kader partai yang militan.

“Untuk target perolehan suara pada Pemilu 2014 mendatang, Golkar menargetkan 23 persen. Pada pemilu sebelumnya Golkar mampu meraih 20 persen atau terbesar kedua. Target ini bisa diperoleh dengan komitmen seluruh kader di seluruh komponen, khususnya di tingkat Kelurahan,” ujarnya.

Menurutnya, dari pimpinan Partai Golkar pusat telah memberikan himbauan wajib, agar kepengurusan Golkar di tingkat daerah mampu membentuk kader militant minimal 100-150 orang di tiap Kelurahan. Akan tetapi, melalui Rakerda DPD Golkar Kota Tegal, telah merumuskan program Kader Penggerak Teritorial Desa (Karakterdes).

“Program Karakterdes ini artinya adalah di setiap wilayah RT di Kota Tegal harus dapat membentuk 10 kader militan. Asumsinya, jika di Kota Tegal terdapat 1100 RT, maka akan dilahirkan kader militant sebanyak 1100 x 10 = 11 ribu orang. Jika masing-masing kader militant ini mampu membawa 5 orang, maka ada 55 ribu orang. Dari 55 ribu orang ditambah 11 ribu maka ada 66 ribu orang yang dipastikan memilih Partrai Golkar. Angka tersebut sama dengan 25 persen dari jumlah total pemilih,” tuturnya.

sumber : Pantura News.com

Golkar Tanam Seribu Pohon dan Normalisasi Saluran


PanturaNews (Tegal) - Program rutin yang sudah menjadi agenda Partai Golkar adalah melakukan bhakti sosial, salah satunya melaksanakan program pemerintah yaitu penanaman sejuta pohon. Selain itu, kader-kader partai juga ikut membatu masyarakat petani, yakni dengan normalisasi saluran irigasi.

Demikian dikatakan Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal, Jawa Tengah, HM Nursholeh MMPd, dalam sambutannya pada gelar bhakti sosial penanaman seribu pohon dan normalisasi saluran tepi Sungai Pesing, Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Minggu 22 Januari 2012 mulai pukul 08.30 WIB.

“Kalau program pemerintah menanam sejuta pohon, untuk program yang dimotori Pengurus Kecamatan Partai Golkar Tegal Selatan ini, menanam seribu pohon dan normalisasi saluran irigasi. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersatukan kader dan masyarakat untuk gotong royong memperbaiki lingkungan,” ujar Nursholeh.

Dijelaskan, seribu pohon jenis angsana, ketapang, albasia dan mahoni ditanam di sepanjang Jalan Gatot Subroto sebelah barat depan Kantor Kelurahan Keturen. Sedangkan normalisasi saluran, dilakukan di saluran arigasi tepi kanan dan kiri Sungai Pesing sepanjang 500 meter.

“Program yang dilakukan oleh Golkar Kecamatan Tegal Selatan ini, bisa ditiru oleh pengurus Golkar kecamatan lainnya.

Sementara kader Partai Golkar, Dahrian mengatakan, bhakti sosial di Tegal Selatan diikuti sekitar 200 kader dari Pengurus Harian DPD Partai Golkar Kota Tegal, anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Tegal, AMPI, AMPG, KNPI dan masyarakat dan petani setempat.

sumber : Pantura News.com